by: denok muktiari
Pagi ini kuayunkan langkahku dengan semangat baru. Mama
memegang tanganku dengan lembutnya. Kami semua bersemangat. Sepuluh langkah
lagi aku sudah sampai. Sekolah baru.
Sekarang aku sudah memengang pintu gerbangnya. Ada Pak guru
dan Ibu guru yang menyambut kami semua. Bu guru cantik senyumnya membuatku
tenang.
“Sayang sekarang sudah sampai sekolah, Bunda antar sampai di
sini. Anak Bunda pinter karena sudah berani. Nanti Bunda jemput kalau sudah
pulang,” ucap Bundaku ketika sudah sampai gerbang sekolah.
“Iya Bunda,” jawabku tegas.
“Nurut sama Ibu guru,” tambah Bundaku lagi.
Ibu guru membonceng tanganku menuju kelas baru, kelas satu.
Wah sekolahnya bagus. Banyak bunga, hiasan, dan tentunya banyak teman baru.
Hatiku senang. Sampai akhirnya tiba juga di ruang kelasku.
Di situ sudah ada beberapa teman yang duduk. Ada seseorang
yang mendekatiku. Dia tersenyum.
“Hai… namamu siapa?” Tanya si anak cantik.
“Namaku Syifa, namamu siapa?” tanyaku sedikit malu
“Namaku Maria,” jawabnya
“Syifa kamu duduk sebangku denganku ya!” ajak Maria
Aku menganggukkan kepala. Akhirnya aku sudah dapat satu teman
baru. Dan tempat dudukku ada di deretan yang paling depan.
Tak lama kemudian sudah mulai banyak yang masuk kelasnya. Sama
sepertiku, Ibu guru dengan sabarnya membonceng kami menuju kelas. Aku suka sama
Ibu guru. Bel pun berbunyi. Kami semua siap di dalam kelas.
“Assalamu’alaikum semuanya, “ sapa Ibu guru pada kami semua.
“Sebelum mulai belajar kita kenalan dulu yuk! Nama Ibu guru
adalah Bu Intan," lanjut Ibu guru seusai menyapa kami.
Oooh namanya Bu Intan. Aku nanti akan cerita kepada Bunda.
Setelah Ibu guru berkenalan kini giliran kami memperkenalkan
diri. Situasi di sekolah bener-benar menyenangkan. Wah sekarang temen-teman ku
jadi banyak. Alhamdulillah.
******************
Awali segala sesuatu dengan niat.
Allah pasti akan menunjukkan
jalan indah dan selalu dalam lindungan-Nya
Komentar
Posting Komentar